Artikel Pengalaman Pribadi ”Ikhlas dan Sabar”

Suatu hari saya mendapat tugas mata kuliah pengolahan citra. Tugasnya adalah  membuat penjelasan tentang jenis-jenis ekstensi gambar dan juga membuat gambar dengan macam-macam ekstensi tersebut dan menuliskan perbedaannya. Sebenarnya, minggu sebelumnya saya izin tidak masuk mata kuliah tersebut, dan karena banyakny tugas mata kuliah lain di hari-hari sebelumnya, saya baru diingatkan dan diberitahu  oleh teman sekelompok saya pada sore hari, sehari sebelum tugas dikumpulkan. Dan     teman saya mengatakan bahwa tugas tersebut harus ditulis tangan. Sedangkan tugas  yang harus dikumpulkan besok bukan hanya tugas pengolahan citra, tetapi ada dua tugas mata kuliah lain yang tugasnya juga sangat banyak.

Karena tugas pengolahan citra adalah tugas kelompok, dan setelah dibagi tugas akhirnya saya mendapatkan tugas finishing yaitu merangkum, merapihkan dan menulis ulang semua jawaban dikertas dengan rapi untuk dikumpulkan, dan itu berarti saya baru bisa mengerjakan tugas tersebut setelah teman-teman sekelompok saya yang lain mengerjakan dan memberikan jawabannya kepada saya. Sambil menunggu jawaban tugas pengolahan citra, saya mengerjakan dua tugas mata kuliah lain. Saya mulai mengerjakan tugas pukul 5 sore dan ternyata kedua tugas tersebut baru selesai kira-kira pukul 12 malam lewat, setelah diselingi dengan mandi, sholat magrib, makan dan juga diskusi melalui chat tentang tugas-tugas tersebut dengan teman sekelas. Ternyata jawaban tugas pengolahan citra sudah dikirimkan melalui email oleh teman sekelompok saya.

Sebelum mengerjakan tugas tersebut saya memutuskan untuk sholat isya terlebih dahulu. Saya juga sempat bertanya lagi kepada teman sekelompok saya dan juga kepada ketua kelas, apakah benar tugas pengolahan citra harus ditulis tangan atau boleh diprint-out saja, tetapi mereka menjawab harus ditulis tangan. Akhirnya, kira-kira pukul 1 malam saya mulai merangkum, merapihkan dan menulis ulang semua jawaban tugas pengolahan citra tersebut dengan serapih mungkin, walaupun saya sudah dalam keadaan sangat lelah dan mengantuk. Karena banyak sekali jawaban yang harus ditulis, saya pun mengerjakan tugas tersebut hingga pukul 3 malam. Sedangkan tugas mata kuliah pengolahan citra harus dikumpulkan pukul 8 pagi. Resikonya jika terlambat dosen tidak menerima tugas yang saya kerjakan, dan bukan hanya saya tetapi teman-teman sekelompok saya juga tidak akan mendapatkan nilai tugas.

Pukul 7 pagi lewat 35 menit saya bangun tidur sedikit terlambat. Dalam keadaan yang masih sangat mengantuk dan sedikit pusing karena kurang tidur, tetapi mengingat ada tugas yang harus saya kumpulkan, saya pun bergegas ke kamar mandi dan bersiap-siap berangkat ke kampus. Saya berangkat ke kampus menggunakan angkutan umum. Ternyata angkutan yang saya naiki tidak langsung berangkat, melainkan menunggu sangat lama sampai penumpang penuh. Saya pun akhirnya mencoba bertanya kepada supir apakah dia akan segera berangkat, karena saya sudah terlambat, tetapi pak supir hanya mengatakan sebentar lagi berangkat.

Setelah kira-kira 10 menit menunggu penumpang, dan angkutan yang saya naiki tidak juga berangkat, saya memutuskan untuk turun dari angkutan tersebut dan mencari angkutan lain. Dengan penuh kesal saya mencoba menenangkan diri sendiri dan berdoa semoga dosen belum datang, tiba-tiba ada teman sekampus saya yang juga akan berangkat ke kampus lewat dengan menggunakan motor dan memanggil saya, lalu menawarkan  saya untuk ikut berangkat ke kampus. Sesampainya di kampus, saya berterima kasih kepada teman saya dan segera berlari ke kelas dengan harapan dosen mata kuliah tersebut belum datang. Alhamdulillah ternyata dosen pengolahan citra belum datang. Sekitar 5 menit kemudian, dosen datang ke kelas dan meminta maaf datang terlambat dikarenakan macet yang parah selama perjalanan menuju ke kampus. Saya sangat senang karena tugas yang saya kerjakan masih bisa dikumpulkan ke dosen. Namun saya juga merasa sedikit sedih karena teman-teman kelompok lain  hanya membawa tugas dalam bentuk print-out, dan dosen memperbolehkan mahasiswa untuk mengumpulkan tugas dalam bentuk print-out tersebut.

Kesimpulan :

Jika kita ikhlas dan sabar dengan keadaan apapun, tidak mengeluh dan bersungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu, kemungkinan besar kita juga akan mendapatkan hasil yang kita inginkan, cepat atau lambat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s